Panduan independen untuk warga Indonesia. Bukan situs pemerintah.
ppanduanwarga.

Darurat & lingkungan

Krisis air bersih: minta bantuan air, olah air minum di rumah, dan cara mengadu ke PDAM

Cara melapor kesulitan air ke desa, BPBD, atau Jakarta Siaga 112, minta tangki PAM Jaya, merebus dan menyimpan air minum, mencegah diare, dan mengadu ke PDAM.

JAWABAN SINGKAT

Ke mana meminta bantuan air bersih saat kekeringan, dan bagaimana menjaga air minum tetap aman?

Bila sumur atau sumber air di lingkungan Anda mengering, laporkan segera ke pemerintah desa/kelurahan atau BPBD kabupaten/kota; BNPB meminta warga melapor sejak kesulitan air mulai terasa agar bantuan air bersih, biasanya dengan truk tangki, tersalur tepat sasaran. Di Jakarta, BPBD mengarahkan warga ke Jakarta Siaga 112 saat darurat, sedangkan pelanggan PAM Jaya yang airnya terganggu dapat meminta tangki air melalui call center 1500 223. Simpan air dalam wadah bersih yang tertutup dan rebus air minum sampai mendidih, karena air yang tercemar dapat menularkan diare, kolera, disentri, dan tifus.

Lihat 20 rujukan resmi ↓

Baca imbauan BNPB tentang kekeringan ↗www.bnpb.go.id

Daftar isi panduan

Yang perlu disiapkan

  • Alamat lengkap (RT/RW, desa/kelurahan, kecamatan) dan perkiraan jumlah keluarga atau jiwa yang kesulitan air.
  • Nomor pelanggan dan tagihan terakhir bila Anda pelanggan PDAM atau PAM Jaya.
  • Nomor kontak kantor desa/kelurahan, BPBD kabupaten/kota, dan call center PDAM setempat.
  • Wadah air bersih yang bisa ditutup rapat, misalnya ember bertutup, jeriken, atau tandon, serta gayung bertangkai.
  • Panci dan bahan bakar untuk merebus air minum.
  • Catatan tanggal dan jam air mati, serta foto atau video bila air keruh atau berbau.

Cara menghadapi krisis air bersih

  1. Laporkan kesulitan air sejak dini

    BNPB meminta warga segera melapor kepada pemerintah desa atau BPBD begitu wilayahnya mulai sulit memperoleh air bersih, agar bantuan cepat dan tepat sasaran. Kebutuhan mendesak juga dapat disampaikan langsung kepada BPBD setempat.

  2. Ikuti jalur permohonan di daerah Anda

    Di banyak daerah, permohonan air bersih diajukan oleh pemerintah desa atau kelurahan ke kantor BPBD kabupaten/kota, lalu BPBD menjadwalkan pengiriman. Tata caranya berbeda antardaerah, jadi tanyakan ke kantor desa/kelurahan atau BPBD. Di Jakarta, BPBD mengarahkan warga ke layanan Jakarta Siaga 112 saat darurat.

  3. Pelanggan PDAM: hubungi call center

    Bila air perpipaan mati atau keruh, hubungi call center atau kantor pelayanan PDAM Anda dan catat nomor laporannya. Pelanggan PAM Jaya dapat menghubungi call center 1500 223, yang melayani 24 jam; saat gangguan layanan pada Juni 2026, PAM Jaya menyiagakan sekitar 70 truk tangki gratis yang dapat diminta melalui nomor itu.

  4. Tampung dan simpan air dengan aman

    Isi cadangan air selagi pasokan masih ada, lalu simpan dalam wadah bersih yang selalu tertutup. Ambil air dengan gayung bertangkai, jangan mencelupkan tangan. Menutup dan menguras tempat penampungan air juga mencegah nyamuk demam berdarah berkembang biak.

  5. Rebus air minum sampai mendidih

    Rebus air sampai mendidih bergolak, lalu biarkan dingin sendiri tanpa ditambah es dan simpan di wadah tertutup agar tidak tercemar lagi. Bila air keruh, endapkan atau saring dulu sebelum direbus. Menurut WHO, mendidih bergolak sudah cukup untuk mematikan bakteri, virus, dan protozoa penyebab penyakit.

  6. Hemat air dan dahulukan kebutuhan pokok

    BNPB meminta warga di daerah kekeringan memakai air bersih secara bijak dengan mendahulukan kebutuhan pokok, seperti minum, memasak, dan mencuci tangan. BMKG juga menganjurkan berhemat air dan menambah kapasitas tampung air di rumah tangga selama kemarau.

Biaya bantuan air dan layanan pengaduan

Panggilan ke nomor darurat 112, termasuk Jakarta Siaga 112, tidak berbayar menurut Permenkominfo 14/2018. Pada gangguan layanan Juni 2026, PAM Jaya menyediakan truk tangki air gratis bagi warga yang terdampak. Kami tidak menemukan aturan nasional tentang biaya bantuan air bersih dari BPBD, jadi tanyakan langsung saat melapor; biaya yang biasanya Anda tanggung hanya wadah penampung dan bahan bakar untuk merebus air.

Ke mana menghubungi saat krisis air, berdasarkan imbauan BNPB, BPBD Jakarta, PAM Jaya, dan PP 122/2015, diperiksa 14 Oktober 2026. Nomor kantor desa, BPBD, dan PDAM berbeda di tiap daerah.
MasalahHubungiCatatan
Sumur atau sumber air lingkungan mengeringPemerintah desa/kelurahan atau BPBD kabupaten/kotaSebutkan lokasi dan jumlah keluarga yang terdampak
Keadaan darurat air di JakartaJakarta Siaga 112Panggilan ke 112 tidak berbayar
Air PAM Jaya mati atau keruhCall center PAM Jaya 1500 223 atau WhatsApp 0812-1222-2423Saat gangguan layanan, PAM Jaya dapat mengirim truk tangki gratis
Air PDAM di luar Jakarta mati atau keruhCall center atau kantor pelayanan PDAM setempatPDAM wajib menyediakan sarana pengaduan (PP 122/2015)
Pengaduan ke PDAM tidak ditanggapiBupati/wali kota atau gubernur, atau SP4N-LAPOR!PDAM wajib menindaklanjuti dan melaporkan tindak lanjutnya

Menurut PP 122/2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, pelanggan berhak atas air minum yang memenuhi syarat kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, serta informasi tentang tarif, tagihan, dan kejadian khusus yang dapat mengubah layanan. Pelanggan juga wajib membayar tagihan dan menghemat penggunaan air.

Meminta bantuan air bersih dari BPBD

BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) adalah badan pemerintah daerah yang menangani bencana, termasuk kekeringan. Selama kemarau 2026, BNPB berulang kali meminta warga segera melapor kepada pemerintah desa atau BPBD bila wilayahnya mulai sulit memperoleh air bersih, dan meminta pemerintah daerah mengoptimalkan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air.

Tidak ada formulir nasional untuk meminta bantuan air. Di banyak daerah, permohonan diajukan pemerintah desa atau kelurahan ke kantor BPBD kabupaten/kota; Pemerintah Kabupaten Rembang, misalnya, meminta desa yang membutuhkan bantuan air bersih mengajukan permohonan ke kantor BPBD. Air biasanya dikirim dengan truk tangki ke titik yang disepakati, jadi siapkan wadah sendiri.

Di Jakarta, BPBD meminta warga menghemat air bersih, menyimpan cadangan bila perlu, memantau informasi BMKG dan BPBD, dan menghubungi Jakarta Siaga 112 dalam keadaan darurat. BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 berkepanjangan karena El Niño sangat kuat, dan menganjurkan rumah tangga menambah kapasitas tampung air.

Air PDAM mati atau keruh: hak pelanggan dan jalur pengaduan

PDAM atau Perumda Air Minum adalah badan usaha milik daerah yang menyalurkan air minum perpipaan. PP 122/2015 mewajibkan BUMD penyelenggara air minum menjamin pelayanan yang memenuhi syarat kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, memberi informasi bila ada keadaan khusus yang dapat mengubah layanan, dan menyiapkan sarana pengaduan bagi pelanggan dan masyarakat.

Mulailah dari call center, WhatsApp, atau kantor pelayanan PDAM Anda, dan simpan nomor laporan. Untuk Jakarta, PAM Jaya mencantumkan call center 1500 223, WhatsApp 0812-1222-2423, SMS 0816-725-952, dan email customercare@pamjaya.co.id. Saat gangguan layanan Juni 2026, PAM Jaya menyiagakan sekitar 70 truk tangki gratis yang diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak warga dan fasilitas layanan publik.

Bila pengaduan tidak ditanggapi, PP 122/2015 Pasal 64 memberi masyarakat hak menyampaikan laporan atau pengaduan kepada menteri, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai kewenangannya, dan PDAM wajib menindaklanjuti serta melaporkan tindak lanjutnya. Anda dapat memakai kanal pengaduan pemerintah daerah atau SP4N-LAPOR!.

Mengolah dan menyimpan air minum di rumah

Kemenkes mengatur pengelolaan air minum di rumah tangga sebagai pilar ketiga Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam Permenkes 3/2014, yaitu kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumbernya. Di Kemenkes, singkatan PKAM berarti pengawasan kualitas air minum oleh petugas, bukan cara mengolah air di rumah.

Merebus adalah cara paling umum. Menurut panduan teknis WHO, memanaskan air sampai mendidih bergolak sudah cukup untuk mematikan bakteri, virus, dan protozoa penyebab penyakit, bahkan pada air keruh; setelah itu air harus dibiarkan dingin sendiri tanpa es dan dilindungi dari pencemaran ulang. Air keruh sebaiknya dijernihkan dulu sebelum direbus. WHO juga menyebut penyaringan dan disinfeksi kimia sebagai cara yang terbukti; bila memakainya, ikuti petunjuk produk.

Kemenkes menganjurkan ember penampung air dilengkapi penutup dan gayung bertangkai yang dijaga kebersihannya. Studi kualitas air minum rumah tangga Kemenkes tahun 2020 menemukan 31% rumah tangga minum air isi ulang dan 7 dari 10 rumah tangga mengonsumsi air minum yang tercemar bakteri E. coli. Bila membeli air isi ulang, Anda dapat mengecek apakah depot air minum sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di portal pencarian Kemenkes.

Mencegah penyakit yang menular lewat air

Menurut WHO, air minum yang tercemar kuman dapat menularkan diare, kolera, disentri, tifus, dan polio. Kemenkes menyebut air bersih membantu mencegah diare, kolera, disentri, tipes, cacingan, penyakit kulit, hingga keracunan. Saat kemarau, sumber air yang menyusut dan wadah yang tidak bersih meningkatkan risiko ini.

Cuci tangan pakai sabun setiap akan makan atau minum dan sesudah buang air besar, dan rebus air minum sampai mendidih setiap hari. Tutup dan kuras tempat penampungan air secara rutin: WHO mencatat bahwa menutup wadah air dapat mengurangi tempat berkembang biak nyamuk, dan Kemenkes memasukkan menguras dan menutup tempat penampungan air dalam gerakan 3M Plus.

Segera bawa ke fasilitas kesehatan bila diare disertai tanda dehidrasi, terutama pada anak: mulut dan bibir kering, mata cekung, rewel atau sangat lemas, banyak tidur atau sulit dibangunkan, dan sedikit atau tidak kencing. Ke IGD atau hubungi 119 bila anak sulit dibangunkan atau muntah terus-menerus sehingga tidak bisa minum. Cara memberi oralit dan tanda bahaya lain dijelaskan di panduan penyakit musim hujan.

Hal yang sering terlewat

  • Menunggu sumur benar-benar kering sebelum melapor; BNPB meminta warga melapor begitu kesulitan air mulai terasa.
  • Menyimpan air dalam wadah terbuka atau mengambilnya dengan tangan atau gelas yang dicelupkan.
  • Menambahkan es ke air yang baru direbus; es bisa membawa kuman kembali.
  • Membiarkan tandon dan ember tidak tertutup sehingga menjadi sarang nyamuk demam berdarah.
  • Membagikan nomor pelanggan atau data pribadi kepada pihak yang menawarkan pengiriman air atas nama PDAM lewat pesan pribadi; pakai kanal resmi PDAM.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara meminta bantuan air bersih saat kekeringan?

Laporkan ke pemerintah desa/kelurahan atau BPBD kabupaten/kota sejak kesulitan air mulai terasa, sesuai imbauan BNPB. Di banyak daerah, desa atau kelurahan mengajukan permohonan ke BPBD, lalu BPBD menjadwalkan pengiriman air dengan truk tangki. Sebutkan lokasi dan jumlah keluarga yang terdampak.

Apakah bantuan air bersih dari BPBD gratis?

Belum ada aturan nasional yang kami temukan tentang biayanya, jadi tanyakan langsung ke BPBD saat melapor. Yang pasti, panggilan ke nomor darurat 112 tidak berbayar, dan PAM Jaya menyediakan truk tangki gratis saat gangguan layanannya pada Juni 2026.

Air PAM Jaya mati. Bagaimana minta tangki air?

Hubungi call center PAM Jaya di 1500 223, yang melayani 24 jam. Saat gangguan layanan Juni 2026, PAM Jaya menyiagakan sekitar 70 truk tangki gratis yang diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak warga dan fasilitas layanan publik. PAM Jaya juga mencantumkan WhatsApp 0812-1222-2423.

Ke mana mengadu bila PDAM tidak menanggapi keluhan?

Ke pemerintah daerah pemilik PDAM, yaitu bupati/wali kota atau gubernur, atau melalui SP4N-LAPOR!. PP 122/2015 Pasal 64 memberi masyarakat hak menyampaikan pengaduan, dan PDAM wajib menindaklanjutinya serta melaporkan tindak lanjutnya kepada pemerintah.

Berapa lama air harus direbus agar aman diminum?

Sampai mendidih bergolak. Menurut WHO, air yang sudah mendidih bergolak sudah aman dari bakteri, virus, dan protozoa penyebab penyakit; setelah itu biarkan dingin sendiri tanpa es dan simpan dalam wadah tertutup.

Apakah air dari truk tangki perlu direbus?

Untuk diminum, sebaiknya ya. Air bisa tercemar lagi saat dipindahkan dan disimpan, jadi tampung di wadah bersih bertutup dan rebus sampai mendidih sebelum diminum, sesuai anjuran Kemenkes untuk merebus air minum setiap hari.

Penyakit apa yang bisa timbul karena air tidak bersih?

Diare, kolera, disentri, tifus, cacingan, penyakit kulit, dan keracunan, menurut Kemenkes dan WHO. Segera ke fasilitas kesehatan bila diare disertai tanda dehidrasi, seperti mulut kering, mata cekung, sangat lemas, atau sedikit kencing.

Bagaimana memilih depot air minum isi ulang yang aman?

Cek apakah depot sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan pemerintah daerah; Kemenkes menyediakan pencarian usaha bersertifikat SLHS dengan kategori Depot Air Minum. Simpan air isi ulang dalam wadah bersih yang tertutup.

Jika urusan Anda berkaitan

Baca juga Penyakit musim hujan: leptospirosis, DBD, diare, dan influenza.

Baca juga Cuaca panas ekstrem: tanda heat stroke, pertolongan pertama, dan cara melindungi diri.

Baca juga Cara mengadu melalui SP4N-LAPOR! dan melindungi data pribadi.

Sumber dan pemeriksaan

Panduan disusun berdasarkan sumber berikut. Pemeriksaan isi panduan: . Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan editorial terhadap informasi publik, bukan peninjauan oleh petugas instansi atau penasihat profesional. Ditinjau oleh Kaiser Khan, penerbit Panduan Warga.

  1. BNPB: perkembangan situasi bencana 2 Agustus 2026 (imbauan melapor ke pemerintah desa atau BPBD) www.bnpb.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  2. BNPB: perkembangan situasi bencana 11 September 2026 (kebutuhan mendesak ke BPBD) www.bnpb.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  3. BNPB: perkembangan situasi bencana 24 September 2026 (isi cadangan air) www.bnpb.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  4. Pemkab Rembang: desa mengajukan permohonan air bersih ke BPBD (10 September 2024) rembangkab.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  5. Berita Jakarta: BPBD Jakarta imbau warga bersiap menghadapi kekeringan, Jakarta Siaga 112 (4 September 2026, bahasa Inggris) m.beritajakarta.id · Diakses 14 Oktober 2026
  6. Berita Jakarta: PAM Jaya siagakan sekitar 70 truk tangki gratis, call center 1500 223 (4 Juni 2026, bahasa Inggris) m.beritajakarta.id · Diakses 14 Oktober 2026
  7. PAM Jaya: Hubungi Kami pamjaya.co.id · Diakses 14 Oktober 2026
  8. JDIH BPK: PP 122/2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum peraturan.bpk.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  9. Permenkes 3/2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Berita Negara 2014 No. 193) www.peraturan.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  10. WHO: Boil water technical brief (WHO/FWC/WSH/15.02, bahasa Inggris) www.who.int · Diakses 14 Oktober 2026
  11. WHO: Drinking-water fact sheet (13 September 2023, bahasa Inggris) www.who.int · Diakses 14 Oktober 2026
  12. Ayo Sehat Kemenkes: manfaat air bersih dan menjaga kualitasnya ayosehat.kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  13. Ayo Sehat Kemenkes: pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus ayosehat.kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  14. Ayo Sehat Kemenkes: dehidrasi pada anak ayosehat.kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  15. Kemenkes: antisipasi penyakit menular saat banjir (merebus air minum hingga mendidih) kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  16. Kemenkes: 7 dari 10 rumah tangga konsumsi air minum terkontaminasi (1 April 2021) kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  17. Kemenkes: pencarian usaha bersertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) tpm.kemkes.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  18. BMKG: El Niño sangat kuat, musim hujan 2026/2027 diprediksi mundur (22 September 2026) www.bmkg.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  19. SP4N-LAPOR! www.lapor.go.id · Diakses 14 Oktober 2026
  20. JDIH BPK: Permenkominfo 14/2018 tentang nomor pelayanan darurat peraturan.bpk.go.id · Diakses 14 Oktober 2026

Ketentuan instansi terbaru berlaku bila ada perbedaan. Metode editorial · Laporkan koreksi · Versi Markdown

Lanjutkan sesuai kebutuhan Anda